AIR DIMANA-MANA

Pengejawantahan yang sempat tertunda

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELARUTAN April 15, 2011

Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi proses pelarutan?

Untuk mengetahui jawabannya, coba kamu lihat penjelasan dibawah ini:

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan suatu zat melarut dalam air. Faktor ini berlaku pada larutan dengan zat terlarut padat dan pelarut  cair.

Faktor- faktor tersebut diantaranya:

  • Suhu

Pemanasan pelarut dapat mempercepat larutnya zat terlarut. Pelarut dengan suhu yang lebih tinggi akan lebih cepat melarutkan zat terlarut dibandingkan pelarut dengan suhu lebih rendah.

Ketika pemanasan dilakukan, partikel pada suhu tinggi bergerak lebih cepat dibandingkan pada suhu rendah. Akibatnya, kontak antara zat terlarut dengan zat pelarut menjadi lebih efektif. Hal ini menyebabkan zat terlarut menjadi lebih mudah larut pada suhu tinggi.

Kebanyakan benda padat sulit larut bila suhu pelarutnya rendah. Sebaliknya, benda padat lebih mudah larut bila suhu pelarutnya tinggi. Sifat ini membantu kita ketika membuat minuman. Bila ingin membuat minuman dingin, kita harus melarutkan gula pasir terlebih dahulu kedalam air panas, baru kemudian ditambahkan air dingin.

  • Ukuran zat terlarut

Zat terlarut dengan ukuran kecil (serbuk) lebih mudah melarut dibandingkan dengan zat terlarut yang berukuran besar.

Pada zat terlarut berbentuk serbuk, permukaan sentuh antara zat terlarut dengan pelarut semakin banyak. Akibatnya, zat terlarut berbentuk serbuk lebih cepat larut daripada zat telarut berukuran besar.

  • Volume pelarut

Voleme pelarut yang besar akan lebih mudah melarutkan zat terlarut.

  • Pengadukan

Pengadukan menyebabkan partikel-partikel antara zat terlarut dengan pelarut akan semakin sering untuk bertabrakan. Hal ini menyebabkan proses pelarutan menjadi semakin cepat.

Apakah kamu percaya dengan semua faktor-faktor tersebut? Untuk membuktikannya, lakukan percobaan berikut:

Kegiatan 1: Eksperimen faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan suatu zat melarut dalam air

Alat-Alat:

  1. Gelas                          2 buah
  2. Pengaduk                     2 buah
  3. Gelas ukur                   1 buah
  4. Pembakar spirtus          1 buah
  5. Kaki tiga                      1 buah
  6. Timbangan                   1 buah
  7. Stopwatch                    1 buah

Bahan-Bahan:

  1. Air
  2. Garam
  3. Gula serbuk
  4. Gula batu

Langkah kerja:

  1. Suhu
    1. Siapkan 2 buah gelas, kemudian ukur air dengan volume 100mL. Masukkan 100mL air kedalam masing-masing gelas
    2. Panaskan salah satu  gelas dengan air sampai suhu 500C
    3. Timbang garam sebanyak 1 gram, kemudian masukkan kedalam masing-masing gelas
    4. Siapkan stopwatch, kemudian jalankan stopwatch ketika garam dimasukkan dalam gelas
    5. Catat waktu hingga semua garam melarut dalam air

  2. Volume Pelarut
    1. Ukur air dengan gelas ukur 100mL, kemudian masukkan kedalam gelas pertama
    2. Ukur air dengan gelas ukur 50mL, kemudian masukkan air kedalam gelas kedua
    3. Timbang garam sebanyak 1 gram, kemudian masukkan kedalam masing-masing gelas
    4. Siapkan stopwatch, kemudian jalankan stopwatch ketika garam dimasukkan dalam gelas
    5. Catat waktu hingga semua garam melarut dalam air


    3. Ukuran zat terlarut

    1. Siapkan 2 buah gelas, kemudian ukur air dengan volume 100mL. Masukkan 100mL air kedalam masing-masing gelas
    2. Timbang 1gram gula batu, kemudian masukkan dalam gelas pertama yang telah berisi air
    3. Timbang 1 gram gula bau, kemudian masukkan dalam gelas kedua yang telah berisi air
    4. Siapkan stopwatch, kemudian jalankan stopwatch ketika gula dimasukkan dalam gelas
    5. Catat waktu hingga semua gula melarut dalam air

    4.    Pengadukan

    1. Siapkan 2 buah gelas, kemudian ukur air dengan volume 100mL. Masukkan 100mL air kedalam masing-masing gelas
    2. Timbang garam sebanyak 1 gram, kemudian masukkan kedalam masing-masing gelas yang telah berisi air
    3. Aduk salah satu gelas, sedangkan gelas yang lain tidak perlu diaduk
    4. Siapkan stopwatch, kemudian jalankan stopwatch ketika garam dimasukkan dalam gelas
    5. Catat waktu hingga semua garam melarut dalam air

    Pada kegiatan diatas, kita berhubungan dengan 2 variabel (peubah), yaitu variabel manipulasi dan variabel kontrol. Variabel manipulasi yaitu sesuatu yang diatur (diubah) untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Variabel manipulasi mencakup suhum volume pelarut, ukuran zat terlarut, dan pengadukan. Selain itu, kita juga berhubungan dengan variabel kontrol. Variabel kontrol merupakan akibat yang timbul ketika kita mengatur variabel manipulasi. Termasuk variabel kontrol adalah mudah atau tidaknya suatu zat melarut dalam air.

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.